SINERGYNEWS.ID, JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menerbitkan 54.717.958 saham baru melalui pelaksanaan program Management and Employee Stock Option Program (MESOP). Pelaksanaan hak opsi tersebut mencakup tiga tahap dengan harga pelaksanaan yang berbeda.
Berdasarkan laporan hasil pelaksanaan MESOP, jumlah saham PGEO meningkat dari sekitar 41,90 miliar saham menjadi 41,95 miliar saham setelah penerbitan saham baru tersebut.
Pelaksanaan MESOP kali ini terdiri atas Tahap I (Exercise Keenam), Tahap II (Exercise Kelima), dan Tahap III (Exercise Ketiga).
Pada Tahap I, sebanyak 38.925.755 hak opsi dikonversi menjadi saham dengan harga pelaksanaan Rp648 per saham. Sementara itu, Tahap II mencakup konversi 529.685 hak opsi dengan harga pelaksanaan Rp1.087 per saham.
Adapun pada Tahap III, sebanyak 15.262.518 hak opsi dikonversi menjadi saham dengan harga pelaksanaan Rp838 per saham.
Secara keseluruhan, jumlah saham yang diterbitkan melalui ketiga tahap tersebut mencapai 54.717.958 saham.
Realisasi 43,4 Persen dari Rencana Maksimal
Sebelumnya, PGEO merencanakan pelaksanaan hak opsi MESOP sebanyak-banyaknya 126.004.270 saham. Rencana tersebut terdiri atas maksimal 48.896.640 saham untuk Tahap I, 55.354.124 saham untuk Tahap II, dan 22.753.506 saham untuk Tahap III.
Dibandingkan dengan jumlah maksimal yang direncanakan, realisasi penerbitan saham dalam pelaksanaan MESOP kali ini mencapai sekitar 43,4 persen.
MESOP merupakan program pemberian hak opsi saham kepada manajemen dan karyawan sesuai ketentuan program yang berlaku. Melalui mekanisme ini, hak opsi dapat dikonversi menjadi saham setelah memenuhi persyaratan dan ketentuan pelaksanaan.
Penerbitan saham baru tersebut menambah jumlah saham PGEO yang beredar. Adapun perkembangan jumlah saham dan pelaksanaan program MESOP menjadi bagian dari informasi yang perlu diperhatikan investor dalam mengikuti aksi korporasi perusahaan panas bumi tersebut.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.