SINERGYNEWS.ID, TOMOHON, 16/10/2026 — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lahendong mengajak seluruh jurnalis di Sulawesi Utara untuk berpartisipasi aktif dalam Apresiasi Jurnalistik Pertamina (AJP) 2026 dengan menghasilkan karya jurnalistik berkualitas yang mengangkat potensi, inovasi, serta kontribusi industri panas bumi bagi ketahanan energi nasional.
Ajakan ini menjadi momentum bagi insan pers di Sulawesi Utara untuk membawa isu energi daerah ke panggung nasional, sekaligus memperkuat peran jurnalistik dalam meningkatkan literasi publik mengenai pengembangan energi bersih dan berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut, PGE Area Lahendong diwakili Budi Wigiarto selaku Manager Maintenance bersama tim GPR PGE Area Lahendong.
PGE Area Lahendong mendorong jurnalis untuk memanfaatkan AJP 2026 sebagai ruang untuk mengeksplorasi berbagai aspek industri panas bumi, mulai dari teknologi dan keandalan operasional, penerapan keselamatan kerja, inovasi pengembangan energi, hingga kontribusi perusahaan terhadap masyarakat dan pembangunan daerah. Berbagai perspektif tersebut dapat menjadi bahan pemberitaan yang informatif, berbasis fakta, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Partisipasi jurnalis Sulawesi Utara dinilai penting mengingat daerah ini memiliki rekam jejak pengembangan energi panas bumi melalui operasional PGE Area Lahendong. Dengan mengangkat potensi dan dinamika industri tersebut, jurnalis daerah berkesempatan memperluas jangkauan informasi mengenai panas bumi sekaligus memperkaya diskursus nasional tentang masa depan energi Indonesia.
Melalui AJP 2026, Pertamina membuka ruang apresiasi bagi karya jurnalistik yang mampu menyajikan informasi secara mendalam, akurat, berimbang, dan memiliki nilai bagi publik. Karena itu, jurnalis Sulawesi Utara diharapkan tidak sekadar menjadi pengamat perkembangan industri energi, tetapi juga mengambil bagian aktif dalam mendokumentasikan inovasi, mengulas tantangan, serta mengangkat kontribusi sektor panas bumi bagi masyarakat.
PGE Area Lahendong mengajak para jurnalis untuk mulai menyiapkan dan mengikutsertakan karya terbaiknya sesuai kategori serta ketentuan resmi AJP 2026. Momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk menunjukkan kualitas jurnalistik daerah sekaligus memperkenalkan potensi panas bumi Sulawesi Utara kepada khalayak yang lebih luas.
Kolaborasi antara industri energi dan insan pers diharapkan terus berkembang menjadi kemitraan yang konstruktif, dengan tetap mengedepankan independensi jurnalistik, akurasi informasi, dan kepentingan publik dalam mengawal perkembangan energi bersih serta masa depan kedaulatan energi Indonesia.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.