SINERGYNEWS.ID, Jakarta — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng PT PLN (Persero) untuk memperkuat penyediaan listrik, digitalisasi, dan pengembangan ekosistem hijau di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung aktivitas perikanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
Kolaborasi tersebut dituangkan dalam perjanjian kerja sama yang ditandatangani Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, dan Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy.
Kesepakatan mencakup penyediaan ketenagalistrikan, digitalisasi, pengembangan ekosistem hijau, pertukaran data dan informasi, serta peningkatan kapasitas kedua pihak.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, pembangunan KNMP tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga memastikan kawasan tersebut dapat beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“KNMP bukan sekadar membangun fasilitas, tetapi memastikan kawasan nelayan dapat berfungsi dan memberikan manfaat nyata. Dukungan listrik dan teknologi menjadi bagian penting agar aktivitas perikanan dan usaha masyarakat pesisir bisa berkembang,” ujar Trenggono dalam siaran resmi, Senin (26/10/2026).
PLN Survei Kebutuhan Listrik di Lokasi KNMP
Melalui kerja sama ini, KKP akan menyediakan data terkait lokasi, kondisi jaringan listrik, dan kebutuhan fasilitas di setiap kawasan KNMP. Data tersebut menjadi dasar perencanaan agar dukungan infrastruktur sesuai dengan kondisi lapangan.
Sementara itu, PLN akan melakukan survei teknis bersama KKP untuk mendukung penyediaan listrik sesuai ketentuan yang berlaku. PLN juga akan mengembangkan dukungan digitalisasi dan ekosistem hijau dengan melibatkan anak perusahaan atau subholding terkait.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, menegaskan bahwa pemetaan kebutuhan sejak awal diperlukan agar penyediaan infrastruktur tepat sasaran.
“Ketersediaan listrik yang memadai diharapkan menunjang kegiatan di kawasan, termasuk operasional fasilitas perikanan dan pengembangan usaha masyarakat sesuai kebutuhan masing-masing lokasi,” ungkap Lotharia.
Listrik untuk Cold Storage hingga Pabrik Es
Dukungan ketenagalistrikan akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan operasional berbagai fasilitas perikanan di kawasan KNMP. Fasilitas tersebut meliputi cold storage, pabrik es, tempat pelelangan ikan, serta unit pengolahan hasil perikanan.
Ketersediaan listrik yang memadai menjadi salah satu faktor pendukung dalam menjaga operasional fasilitas, penanganan hasil tangkapan, dan pengembangan usaha perikanan masyarakat pesisir.
Selain penyediaan listrik, kerja sama juga mencakup pertukaran data, sosialisasi, dan peningkatan kapasitas. Langkah ini diharapkan membantu pengelola serta masyarakat di kawasan KNMP memanfaatkan teknologi dan menerapkan praktik usaha yang lebih ramah lingkungan.
KKP Bangun 1.269 Lokasi KNMP pada 2026
KKP mencatat telah membangun 100 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih pada 2025. Program tersebut dilanjutkan pada 2026 dengan pembangunan 1.269 lokasi menggunakan konsep hub dan penyangga.
Perluasan kawasan KNMP membutuhkan dukungan infrastruktur yang sesuai agar fasilitas yang dibangun dapat menunjang kegiatan perikanan dan ekonomi masyarakat setempat.
Melalui kolaborasi dengan PLN, KKP berupaya menyelaraskan pembangunan kawasan nelayan dengan kebutuhan energi, teknologi, dan pengembangan ekosistem hijau. Implementasi dukungan di setiap lokasi akan mengacu pada hasil pemetaan kebutuhan dan survei teknis bersama.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.