Senin, 26 Oktober 2026

PLN UIT JBB Tekankan Antisipasi Risiko untuk Jaga Keandalan Transmisi

Foto: PLN UIT JBB
Foto: PLN UIT JBB

Dengarkan artikel ini:
0:00 / 0:00

SINERGYNEWS.ID — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) menekankan pentingnya pengelolaan risiko dan pemeliharaan proaktif untuk menjaga keandalan sistem transmisi listrik. Pendekatan yang hanya mengandalkan penanganan setelah gangguan terjadi dinilai tidak cukup untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan kontinuitas pasokan listrik.

General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, mengatakan pengelolaan sistem transmisi membutuhkan kepemimpinan yang mampu mengantisipasi risiko, memastikan kesiapan aset, serta menjaga disiplin operasional di lapangan.

Dalam keterangan resmi yang dikutip pada Senin (26/10/2026), Himmel menjelaskan bahwa sistem transmisi memiliki cakupan luas dan peran penting dalam menyalurkan listrik. Karena itu, pengelolaannya perlu didukung perencanaan yang matang, pemanfaatan teknologi, dan pelaksanaan prosedur operasional secara konsisten.

“Seorang pemimpin harus bisa melihat jauh ke depan, mengawinkan teknologi mutakhir dengan kedisiplinan operasional di lapangan,” ujar Himmel.

Pemeliharaan Berbasis Kondisi Aset

Menurut Himmel, keandalan jaringan transmisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menangani gangguan, tetapi juga oleh kesiapan peralatan dan efektivitas upaya pencegahan. PLN UIT JBB menerapkan sejumlah langkah untuk mengidentifikasi potensi masalah sebelum berdampak pada operasional sistem.

Langkah tersebut meliputi asesmen kondisi peralatan, inspeksi preventif, pemeliharaan berbasis kondisi (condition-based maintenance), serta peremajaan aset berdasarkan analisis risiko dan kebutuhan sistem.

Melalui pemeliharaan berbasis kondisi, tindakan perawatan dapat disesuaikan dengan kondisi aktual peralatan, bukan semata-mata berdasarkan jadwal rutin. Pendekatan ini membantu menentukan prioritas pemeliharaan sekaligus mengidentifikasi aset yang membutuhkan perhatian lebih awal.

Peremajaan aset juga menjadi bagian dari pengelolaan risiko, terutama ketika kondisi peralatan dan kebutuhan sistem menunjukkan perlunya peningkatan atau penggantian infrastruktur.

Teknologi dan Disiplin Operasional

Himmel menilai, peralihan dari metode konvensional menuju pengelolaan yang lebih proaktif dan berbasis data dapat mendukung efisiensi operasional serta meningkatkan kesiapan infrastruktur transmisi.

Informasi mengenai kondisi peralatan dapat menjadi dasar bagi pengelola untuk menentukan tindakan mitigasi, menyusun prioritas pekerjaan, dan mengurangi risiko gangguan yang berpotensi memengaruhi penyaluran listrik.

Meski demikian, pemanfaatan teknologi tetap perlu diimbangi disiplin operasional. Pelaksanaan inspeksi, pemeliharaan, dan prosedur keselamatan di lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan strategi pengelolaan aset berjalan sesuai perencanaan.

Pendekatan tersebut menempatkan pencegahan sebagai bagian utama dari pengelolaan sistem transmisi, bukan sekadar respons ketika gangguan sudah terjadi.

Menjaga Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan

Keandalan transmisi menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga kontinuitas penyaluran listrik dari pembangkit menuju jaringan distribusi dan konsumen. Gangguan pada infrastruktur transmisi dapat memengaruhi penyaluran daya, sehingga kesiapan peralatan dan pengelolaan risiko perlu menjadi perhatian berkelanjutan.

Bagi PLN UIT JBB, kombinasi antara asesmen kondisi aset, pemeliharaan preventif, pemanfaatan data, dan disiplin operasional menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan jaringan.

Ke depan, konsistensi penerapan pendekatan proaktif akan berperan dalam mendukung kesiapan infrastruktur transmisi menghadapi kebutuhan sistem kelistrikan yang terus berkembang. Upaya tersebut juga menegaskan pentingnya mengidentifikasi risiko lebih awal agar langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum gangguan berdampak pada layanan listrik.

Disclaimer — Konten Kontributor

Artikel ini ditulis oleh kontributor Jeski dan sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis. Pandangan dan opini yang disampaikan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan sikap resmi redaksi Sinergy News. Untuk informasi lebih lanjut, silakan baca Syarat & Ketentuan kami.

Komentar (0)

Masuk untuk Berkomentar

Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!