SINERGYNEWS.ID, JAKARTA – Suroso Isnandar resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero), menggantikan Darmawan Prasodjo melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (14/10/2026).
Pergantian tersebut dikonfirmasi Komisaris Independen PLN, Andi Arief. Ia menyampaikan bahwa Suroso untuk sementara masih merangkap jabatan sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan hingga PLN menetapkan pengganti definitif untuk posisi tersebut.
“Iya, pergantian dirut. Pak Darmawan digantikan oleh Pak Suroso,” kata Andi, Rabu (14/10/2026).
Penunjukan ini membawa Suroso ke posisi tertinggi di perusahaan listrik negara setelah menempati sejumlah jabatan strategis selama berkarier di PLN.
Perjalanan Karier Suroso Isnandar di PLN
Suroso menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN sejak Juni 2025. Sebelumnya, ia dipercaya mengemban tugas sebagai Direktur Manajemen Risiko pada September 2023 hingga Juni 2025.
Dalam perjalanan kariernya, Suroso juga pernah menjabat sebagai Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi, general manager di sejumlah unit operasional, serta Vice President Perencanaan Sistem.
Pengalaman tersebut mencakup pengelolaan proyek, perencanaan sistem kelistrikan, transformasi digital, hingga manajemen risiko dan kepatuhan perusahaan.
Di luar PLN, Suroso tercatat menjabat sebagai Ketua Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI). Organisasi tersebut mendorong pengembangan teknologi jaringan listrik cerdas atau smart grid untuk mendukung modernisasi infrastruktur energi.
Latar Belakang Pendidikan
Suroso menempuh pendidikan sarjana Teknik Tenaga Listrik di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di bidang Power Engineering and Management di University of Abertay Dundee, Inggris, sebelum meraih gelar doktor Teknik Elektro dari ITB.
Latar belakang akademiknya berkaitan dengan sistem tenaga listrik, pengelolaan energi, dan pengembangan teknologi ketenagalistrikan.
Selain pendidikan formal, Suroso memiliki sejumlah sertifikasi profesional yang berkaitan dengan manajemen risiko, kepatuhan, tata kelola perusahaan, dan keinsinyuran.
Memiliki Beragam Sertifikasi Profesional
Suroso tercatat memiliki beberapa sertifikasi profesional, antara lain:
- Qualified Risk Management Professional (QRMP), terkait perancangan dan penerapan sistem manajemen risiko.
- Qualified Compliance and Risk Officer (QCRO), terkait kepatuhan regulasi, pengendalian internal, dan pengelolaan risiko.
- Qualified Risk Governance Professional (QRGP), yang berkaitan dengan tata kelola perusahaan dan pengawasan risiko strategis.
- Insinyur Profesional Utama (IPU), sertifikasi keinsinyuran profesional tingkat utama di Indonesia.
- ASEAN Engineer (ASEAN Eng.), pengakuan profesional keinsinyuran dalam lingkup ASEAN.
Selain pengalaman kerja dan sertifikasi, Suroso juga terlibat dalam penulisan artikel jurnal serta prosiding konferensi yang terindeks Scopus. Topik tulisannya mencakup transisi energi, dinamika sistem, optimasi risiko, dan integrasi energi terbarukan.
Ia juga menjadi salah satu penulis pendamping buku Risk Management: For Early Detection of Bankruptcy and Improving Firm Performance in Energy Companies, yang membahas penerapan manajemen risiko dalam meningkatkan kinerja perusahaan energi.
Tantangan Suroso Memimpin PLN
Dengan latar belakang di bidang operasional, manajemen risiko, teknologi, dan energi baru terbarukan, Suroso kini memimpin PLN dalam menjalankan berbagai agenda strategis ketenagalistrikan nasional.
Tugas tersebut mencakup menjaga keandalan pasokan listrik, melanjutkan transformasi perusahaan, serta mengembangkan infrastruktur dan integrasi energi terbarukan.
Penunjukannya sekaligus mengakhiri masa jabatan Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama PLN. Ke depan, kepemimpinan Suroso akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah pengelolaan dan pengembangan sistem kelistrikan nasional.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.