SINERGYNEWS.ID, Manado – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menegaskan komitmen menjalankan misi kerakyatan melalui pelayanan perbankan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Semangat Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum bagi Insan BRILiaN untuk memperkuat kegigihan, patriotisme, dan empati dalam melayani masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Regional Mikro Banking Head BRI Region 16 Manado, Rizky Andhika, dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda di Manado, Rabu (28/10/2026).
Mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, peringatan ini menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada bangsa tidak hanya diukur melalui pencapaian kinerja perusahaan, tetapi juga melalui manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Rizky mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah persatuan bangsa. Pada 1928, pemuda dari berbagai daerah, suku, dan latar belakang menyatukan tekad untuk membangun identitas kebangsaan Indonesia.
“ Sembilan puluh delapan tahun yang lalu, para pemuda dari berbagai penjuru Nusantara berkumpul di Jakarta. Mereka berbeda suku, bahasa, dan agama. Namun mereka berani bersepakat yaitu satu tanah air, satu bangsa, dan menjunjung bahasa persatuan, Indonesia,” kata Rizky, seperti dikutip Antara.
Pelayanan Masyarakat sebagai Tanggung Jawab
Menurut Rizky, nilai kegigihan dan persatuan tersebut relevan dengan peran BRI sebagai bank yang melayani masyarakat Indonesia. Insan BRILiaN tidak hanya dituntut menjaga kinerja perusahaan tetap sehat dan terpercaya, tetapi juga memastikan pelayanan dapat diakses oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.
Ia mencontohkan kebutuhan pelayanan bagi pedagang pasar, petani di wilayah pegunungan, nelayan di pulau-pulau terluar, hingga keluarga yang baru pertama kali membuka rekening.
Kelompok masyarakat tersebut membutuhkan pelayanan yang konsisten, kesabaran, dan kehadiran yang berkelanjutan. Karena itu, perluasan jangkauan layanan menjadi bagian penting dari upaya BRI menjalankan tanggung jawab sosial dan ekonomi.
“Melayani pedagang pasar, petani di lereng gunung, nelayan di pulau terluar, dan keluarga yang baru pertama kali membuka rekening, membutuhkan kesabaran dan kemauan untuk datang lagi,” ujarnya.
Perkuat Pengabdian dari Desa hingga Kota
Rizky menilai, semangat Sumpah Pemuda mengajarkan bahwa perubahan besar dapat terwujud ketika masyarakat bersatu dan bekerja dengan tekun untuk tujuan bersama.
Jika generasi 1928 berjuang menyatukan bangsa, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan tersebut melalui kerja nyata yang mendorong kesejahteraan masyarakat.
Bagi BRI, semangat itu diterjemahkan melalui komitmen memperluas pelayanan dari desa hingga kota, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Menurut Rizky, keberadaan masyarakat yang belum memperoleh layanan menjadi pengingat bahwa upaya memperluas akses keuangan harus terus dilanjutkan.
“Pemuda tahun 1928 bersatu dan gigih berjuang untuk melahirkan sebuah bangsa, tugas hari ini adalah bersatu dan gigih bekerja untuk menyejahterakan bangsa itu. Selama masih ada masyarakat yang belum terlayani, pekerjaan belum selesai,” katanya.
Sambut HUT ke-131, BRI Tekankan Patriotisme dan Empati
Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini juga menjadi momentum bagi BRI untuk memperkuat semangat pengabdian menjelang hari ulang tahun ke-131 pada Desember 2026.
Rizky mengajak seluruh Insan BRILiaN untuk menjaga semangat patriotisme dan empati dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan bahwa setiap pelayanan yang diberikan kepada nasabah dan masyarakat merupakan bagian dari kontribusi bagi negara.
“Ingatlah bahwa setiap layanan yang kita berikan bukan hanya untuk perusahaan, tetapi juga bakti kita untuk negeri. Bersama, kita perkuat BRI sebagai Satu Bank untuk Semua, melayani dari desa hingga kota, menggerakkan ekonomi rakyat menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tuturnya.
Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tersebut diikuti seluruh Insan BRILiaN di lingkungan BRI Region 16 Manado.
Melalui momentum ini, BRI kembali menegaskan komitmen untuk menghadirkan pelayanan perbankan yang inklusif, memperluas akses keuangan, dan mendukung pergerakan ekonomi rakyat sebagai bagian dari pengabdian kepada Indonesia.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.