Selasa, 12 Mei 2026 Indonesia

Kesbangpol Kota Semarang Gandeng Forum Pembauran Kebangsaan Perkuat Harmonisasi di Kemah Ormas 2026

D
Dede Indraswara
07 February 2026
160
Kesbangpol Kota Semarang Gandeng Forum Pembauran Kebangsaan Perkuat Harmonisasi di Kemah Ormas 2026

BANDUNG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Semarang menegaskan komitmen dalam merawat keberagaman etnis dan budaya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Kemah Pembauran Kebangsaan Organisasi Kemasyarakatan Kota Semarang 2026 yang berlangsung di Green Grass Cikole, Kabupaten Bandung, pada 4–6 Februari 2026.

Kegiatan bertajuk “Ormas Bergerak Bersama untuk Semarang Semakin Hebat” ini merupakan sinergi strategis antara Kesbangpol Kota Semarang dengan Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB). Dalam kesempatan ini, Forum Pembauran Kebangsaan mengirimkan dua anggotanya, Muti Wicahyani dan Dede Indraswara, untuk mengarusutamakan dialog lintas etnis di tengah keberagaman organisasi yang hadir.

Selama tiga hari di kawasan Lembang, delegasi Forum Pembauran Kebangsaan terlibat aktif dalam serangkaian simulasi manajemen konflik kebangsaan dan outbound kerja sama tim. Aktivitas ini dirancang untuk membangun jembatan komunikasi antara ormas berbasis keagamaan, pemuda, hingga sektoral, guna memastikan kondusivitas wilayah di Kota Semarang tetap terjaga.

Dede Indraswara, anggota Forum Pembauran Kebangsaan Kota Semarang, menekankan bahwa pembauran bukan sekadar pertemuan fisik, melainkan penyatuan visi dalam menjaga stabilitas kota.

"Melalui fasilitas dari Kesbangpol Kota Semarang ini, kami mempraktikkan langsung bagaimana latar belakang yang berbeda bisa menjadi kekuatan. Forum Pembauran Kebangsaan memandang bahwa soliditas antarormas adalah benteng utama dalam menangkal potensi disintegrasi di masyarakat," tegas Dede.

Senada dengan itu, Muti Wicahyani menyoroti pentingnya memastikan setiap kelompok etnis dan budaya di Semarang merasa dilibatkan dalam pembangunan daerah.

"Kemah ini membuktikan bahwa Semarang adalah rumah yang ramah bagi semua golongan. Kami berkomitmen untuk mentransformasikan hasil diskusi pembauran ini menjadi aksi nyata dalam menjaga kerukunan warga di tingkat akar rumput," ujar Muti.

Image
Foto bersama seluruh peserta Kemah Pembauran Ormas Semarang

Kepala Bidang IV Kewaspadaan Nasional dan Intelijen Kesbangpol Kota Semarang, Wiwoho Budi Hartono, S.H., dalam sambutan penutupnya mengapresiasi kedisplinan para peserta. Kehadiran delegasi dari berbagai organisasi seperti Forum Pembauran Kebangsaan, Ansor, Muhammadiyah, hingga perwakilan umat Hindu dan Katolik, menunjukkan potret miniatur keberagaman Semarang yang harmonis.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Semarang melalui Kesbangpol berharap tercipta kesamaan persepsi bahwa gerak pembangunan kota memerlukan sinergi dari seluruh elemen masyarakat yang telah teruji soliditasnya dalam forum pembauran tersebut.

Komentar (0)

Masuk untuk Berkomentar

Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.

Google Masuk dengan Google
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!